Kamu pasti pernah membeli suatu produk atau layanan karena tergiur tulisan di iklan atau posting-an media sosial. Itulah yang disebut dengan strategi copywriting yang baik. Mengapa? Karena tulisannya mampu membuat seseorang tertarik untuk membeli produk dan layanannya. Kalau kamu juga ingin membuat pembeli tertarik, terapkan beberapa strategi yang ada di artikel ini.

Melakukan Riset Sebelum Membuat Copywriting

Langkah pertama sebelum membuat copywriting adalah melakukan riset terlebih dahulu. Risetnya berupa informasi pelanggan, seperti demografi usia, jenis kelamin, tempat tinggal, pekerjaan, dan kegemaran. Datanya bisa didapat lewat pencarian kata kunci, survei, dan diskusi komunitas.

Melakukan riset pelanggan sangat penting dalam bisnis karena dari sanalah perusahaan akan tahu apa yang pelanggan rasakan dan inginkan dari produk dan layanan perusahaan. Hasil riset akan membantu perusahaan terhubung dengan pelanggan sehingga bisa menciptakan strategi pemasaran yang tepat.

Promosi yang dibuat setelah melakukan riset akan lebih menarik pelanggan karena isinya sesuai dengan yang mereka inginkan. Jadi, jangan lewatkan proses riset pelanggan agar kamu bisa menciptakan promosi tepat sasaran.

Tekankan pada Manfaat Produk dan Layanan

Saat promosi produk dan layanan, kamu sebaiknya jangan hanya berfokus pada deskripsi produk dan layanannya saja. Sertakan juga manfaat produk dan layanan itu kepada pelanggan sehingga mereka tahu apa yang bisa mereka dapatkan dengan membeli produk dan layanan yang ditawarkan.

Contohnya, kalau kamu ingin menjual tas sekolah, jangan hanya mencantumkan warna dan bahan tas sekolahnya saja. Tambahkan manfaatnya pada deskripsi produk, seperti tas sekolah itu memiliki lebih banyak kantong dan bisa menampung banyak perlengkapan sekolah sekaligus.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menambahkan manfaat dari bahan yang digunakan untuk produk, misalnya bahan yang digunakan pada tas sekolahnya anti air dan tahan lama. Intinya, strategi copywriting ini membuat pelanggan lebih tertarik dengan produk yang dijual.

Buat dengan Sederhana

Dalam melakukan promosi, kamu hanya memiliki waktu sedikit untuk membuat impresi yang baik kepada pelanggan. Iklan yang terlalu panjang hanya akan membuat pembaca merasa terintimidasi dan terlalu malas untuk membaca seluruh isinya.

Buatlah tulisan yang sederhana, padat, dan tidak berbelit-belit. Kalau produk dan layanan ditunjukkan untuk semua kalangan, gunakanlah bahasa sehari-hari karena lebih mudah dimengerti. Jangan sampai pelanggan tidak mengerti produk dan layanan yang dijual akibat penggunaan kosakata sulit.

Perhatikan juga paragrafnya. Mungkin kamu bisa membuat paragraf yang panjang di media cetak, tetapi itu tidak berlaku di media online. Paragraf yang panjang membuat mata cepat lelah. Jadi, buatlah dengan paragraf lebih pendek agar mudah dibaca.

Memakai Headline yang Memikat

Headline adalah hal pertama yang dilihat dari sebuah copywriting sehingga pembuatannya harus diperhatikan dengan baik. Untuk itu, headline harus dibuat dengan sangat menonjol. Intinya, bila headline tidak menarik, pembaca pun tidak tertarik dengan seluruh isi tulisannya.

Memakai headline yang unik membuat tulisan jadi lebih diingat. Selain unik, headline juga harus jelas dan informatif supaya pembaca tahu apa yang bisa mereka dapatkan dari tawaran kamu.

Jenis headline yang harus dihindari adalah headline menyesatkan. Headline seperti itu malah membuat pelanggan kehilangan kepercayaan pada perusahaan karena barang yang mereka dapat tidak sesuai dengan apa yang dideskripsikan pada iklan.

Menerapkan Formula AIDA

Selanjutnya terapkan AIDA. Formula AIDA adalah singkatan dari Awareness (Kesadaran), Interest (Minat), Desire (Keinginan), Action (Tindakan). Formula ini menunjukkan tahapan yang dilalui pelanggan sebelum mereka membeli produk atau layanan.

Dari berbagai tahapan formula itu, kamu bisa menentukan strateginya. Sebagai contoh, kamu bisa membuat copywriting yang tidak hanya mempromosikan produk atau layanannya saja, tetapi memperkenalkan perusahaannya juga pada tahap awal (Awareness).

Dengan begitu, produk dan perusahaan pun akan mendapatkan perhatian dari pelanggan. Setelah mendapatkan perhatian dari pelanggan dari penerapan tahap Awareness, lanjutkan dengan tahap Interest.

Pada tahap ini, kamu harus membuat strategi yang mampu menjaga minat konsumen. Strateginya bisa berupa membuat iklan unik sehingga pelanggan tidak cepat bosan. Bila dirasa sudah memuaskan, kamu bisa langsung beralih ke tahapan selanjutnya.

Demikian penjelasan strategi copywriting efektif untuk bisnis. Strategi tersebut bisa diterapkan pada bisnis apa pun. Lewat strategi tersebut kamu juga akan tahu apa saja yang dibutuhkan untuk membuat tulisan yang menjual kepada pelanggan.

Referensi:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.