Ilmuwan Muslim

Ilmuwan-ilmuwan yang menelurkan teori kebanyakan dari Barat. Taruhlah Galileo Galiei yang berhasil mengemukakan teori Heliosentris. Ada salah satu ilmuwan kawakan lagi bernama Pytagoras yang menelurkan teori matematis.

Kemudian di bidang filsafat, kita mengenal Plato. Teorinya tentang dasar negara menjadi pijakan manusia sampai saat ini. Lalu jika kita melihat dominasi ilmuwan yang berasal dari Barat, maka timbul pertanyaan dalam diri kita: sebetulnya ada gak sih ilmuwan yang berasal dari dunia Muslim? Tentu saja jawabannya ada.

Ilmuwan Muslim yang Berpengaruh di Dunia

Pada artikel kali ini, kami akan membahas beberapa ilmuwan Muslim yang teori-teorinya juga diikuti jutaan manusia sampai saat ini. Berikut ilmuwan muslim menggebrak dunia yang perlu kalian ketahui:

Jabir Bin Hayyan: Ilmuwan Muslim Penemu Kimia

Dalam bidang teori kimia, kita mengenal Neils Bohr. Kemampuan Neils Bohr dalam mengemukakan teori kimia begitu mengagumkan.

Neils Bohr bahkan mampu menguraikan unsur-unsur kimia yang ada di alam. Teori yang dikemukakan oleh Neils Bohr ini kemudian dijadikan patokan dalam kimia modern.

Pada dunia Islam ternyata tidak kalah. Kebetulan ada beberapa ilmuwan Muslim yang diketahui sangat ahli dalam mengemukakan teori kimia.

Ilmuwan Muslim yang sangat ahli dalam mengemukakan teori kimia itu bernama Al – Khawarizmi. Ulama kharismatik ini muncul pada tahun 780 Masehi. Pada abad ke-12, Al- Khawarizmi memperkenalkan sistem penomoran bilang desimal ke dunia Barat. Kendatipun ia spesialis ahli kimia, Al- Kharizmi mampu merevisi ilmu geografi-nya Ptolomeus.

Al Ghazali: Ilmuwan Muslim yang Ahli Dalam Filsafat

Pada abad pertengahan, ada salah satu ilmuwan Barat di bidang Filsafat yang terkenal dengan teori-teori filsafatnya.  Sehingga pemikiran filsafatnya kemudian dijadikan sebagai dasar pemikiran bagi banyak orang.

Ilmuwan Barat itu bernama Socrates. Ada banyak teori-teori pemikiran empirisme yang dihembuskan oleh Socrates.

Kebetulan di dunia Muslim juga terdapat ilmuwan yang mampu menandingi pemikiran Socrates. Ilmuwan Muslim yang menandingi pemikiran Socrates itu bernama Al Ghazali. Lewat pemikiran Al Ghazali itulah kemudian berhasil menelurkan sebuah karya. Lewat karya terbesarnya Ihya Ulummudin Al- Ghazali menguraikan filsafat tentang manusia, alam, hukum, dan teori alam.

Abu Yusuf Yakub Ibnu Ishak Al- Kindi

Salah satu ilmuwan Islam terkemuka lainnya yaitu Al-Kindi. Kepopuleran Al-Kindi didapatkan saat ia menulis 270 ensiklopedi berbagai macam bidang ilmu. Kemudian ilmuwan yang lahir pada tahun 801 ini merupakan ahli matematika, kedokteran, geografi, dan juga fisika.

Selain sangat ahli dalam bidang sains, ulama Muslim Al Kindi juga ternyata juga sangat ahli dalam bidang kesenian. Bahkan Al – Kindi juga bisa bermain musik.

Sementara dalam bidang kepenguasaan, Al Kindi juga cukup mahir. Kemampuanya dalam memahami bahasa Yunani begitu mengagumkan.

Abu Bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi: Ilmuwan yang Ahli Imunologi

Daya tarik utama dari Abu Bakar Muhammad bin Zakaria yaitu ada pada kemampuannya dalam bidang imunologi. Ar-Razi adalah seorang dokter dalam Islam yang mampu memberikan antibodi penyakit lewat temuannya.

Ketika ilmuwan Ar-Razi lahir, lingkungan tempatnya tinggal ketika itu banyak terdapat penyakit. Kemudian diberikanlah ramuan yang mampu mengobati cacar, asma, dan alergi waktu itu lewat ramuan yang diciptakan oleh Ar-Razi.

Ar-Razi mempunyai pemikiran yang sangat rasional. Pemikiran rasionalnya melampaui manusia lintas abad. Kerasionalitasan Ar- Razi itulah kemudian yang menjadikannya dikenal sebagai salah satu ulama paling diperhitungkan pada tahun 864 Masehi.

Ulama Al- Battani: Ilmuwan Ahli Astronom

Al- Batani punya kemampuan yang luar biasa dalam mengetahui ilmu-ilmu astronomi. Lewat tangan dinginnya, ia berhasil menciptakan alat pengukuran gaya gravitasi.

Dari teori gravitasi yang dikemukakan oleh Al- Battani itulah kemudian muncul pemahaman dalam Muslim bahwa untuk melawan gaya gravitasi bumi, perlu ada momen inersia yang mendorong benda menjauh dari bumi.

Dalam bidang astronomi, teori yang menandingi Al-Batani adalah datang dari Galileo Galilei. Filsuf dari Barat ini sangat terkenal dengan teori astronominya tentang Heliosentris.

Abul Qasim Khalaf Ibn Al- Abbas

Abdul Qasim lahir pada tahun 936 Masehi. Ulama Muslim yang satu ini dikenal sangat ahli di bidang kedokteran gigi dan kelahiran anak.

Abdul Qasim Khalaf Ibn Al- Abbas dikenal karena menemukan beragam ramuan obat. Ada beberapa obat-obat yang diciptakan oleh Abul Qasim Khalaf Ibn Al- Abbas lalu dijadikan sarana penyembuhan oleh para ibu-ibu yang mau melahirkan anak.

Ilmuwan Muslim Ibnu Sina/ Avicenna

Ilmuwan muslim berikutnya yang tak kalah disegani yaitu Avicenna. Kemampuan Avicenna dalam memformulasikan obat begitu ahli.

Di dunia barat Ibnu Sina disebut dengan Avicena. Kemampuan yang ahli pada dirinya, membuat Avicenna dikenal sebagai salah satu dokter pertama Islam yang mampu mengguncang dunia.

Karya tulis yang berhasil diciptakan oleh Avicenna yaitu tentang penelitiannya seputar organ-organ tubuh. Ketika itu Ibnu Sina meneliti tentang penyakit TBC, diabetes dan beberapa penyakit lainnya dengan mudah.

Kendatipun Avicenna sangat menggemari ilmu-ilmu sekuler. Avicenna juga tidak lupa pula menggemari ilmu-ilmu keagamaan.

Avicenna diketahui telah hafal Al- Quran sejak umur 10 tahun. Begitu banyak keistimewaan dan kegunaan Al-Quran. Setelah ia berhasil menghafal Al-Quran, Avicena kemudian memilih mendalami kesehatan, psikologi, geologi, dan filsafat.

Itulah 7 ilmuwan yang berpengaruh di dunia. Menurut kalian mana nih dari 7 ilmuwan Muslim itu yang menurutmu paling cerdas? Silahkan tinggal sebutkan saja.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *